Kisah ini menceritakan tentang sebuah wanita biasa yang di lacurkan sehingga membuatnya menjadi psikopat. Dengan membaca cerita ini tentu adrenaline anda akan meningkat. Harap gunakan secara bijak
Cerita ini merupakan fiktif belaka jika terdapat persamaan Nama Tokoh , Waktu dan tempat kejadian itu hanya kebetulan semata.
Tokoh Dalam Cerita
- Rina
- Deny
- Dony
Novel CMD - Hari ini cuaca sangat cerah , awan - awan dan langit biru memunculkan panoramanya yang melengkapi cerahnya hati ini. Lingkungan yang asri turur berkontribusi menyumbangkan udara segar di kompleks.
Sebut saja dia Rina , Wanita dengan segudang keindahan yang tak dimiliki wanita pada umumnya. Selain berparas cantik , Rina memiliki beberapa keahlian sehingga banyak di gemari oleh teman lelaki di kantornya.
Satu Hal yang membuatnya kini menjadi populer di kalangan orang kantor termasuk para petingginya , Rina selalu menyeselaikan tugas dengan baik dan tepat waktu.
Begitu juga dengan Deny , Pria kelahiran jakarta 1987 tersebut diam - diam selalu mencuri pandang kecantikan Rina. Ia mengaguminya sejak Ria mulai bekerja pertama kali di kantor ini. Bisa di bilang dengan pemuja rahasia.
Deny bekerja satu kantor dengan Rina dan teman - temannya. Setiap hari Deny merasa tidak percaya diri dengan penampilannya. Banyak teman lelakinya yang mem-bully tentang penampilannya yang terkesan culun.
Hari ini adalah hari spesial
Tepat di hari ini merupakan hari spesial buat Rina karenanya ia berulang tahun ke 27. Teman - temannya sudah mempersiapkan momen berharga Rina dimana Ardi , Tiyas dan Feri mempersiapkan pesta ulang tahun di kantornya.
Setibanya di kantor , Rina disambut oleh teman - temannya dengan riuh. Iapun berfikir kenapa teman - teman sebegitu riuhnya tidak seperti biasanya.
Lantas , Rina bertanya pada temannya. Salah satu diantara temannya menjawabnya tak ada apa - apa , perhatian pagi ini hanya sebagai penyambutan saja. Namun , Rina tak percaya begitu saja. Iapun masuk ke dalam ruangannya.
Rina diberikan pangkat yang cukup tinggi yakni sekertaris kantor. Tentu saja jabatan tersebut sulit di dapat oleh teman sekantornya. Karena memang Rina memiliki kelebihan skill tersendiri sehingga diangkatlah dia menjadi sekertaris direktur.
Memulai hari kerjanya , Rina mempersiapkan berkas file yang akan digunakan hari ini. Beberapa saat ketika rina sedang mengecek agenda bosnya hari ini , Pak Doni yang notabene nya sebagai bos di kantor ini datang.
" Pagi Rina ..... Apa kabar hari ini"
" Selamat pagi juga pak , Baik pak"
" Hari ini agenda saya kemana?"
" Baik pak , sebentar saya cek terlebih dahulu."
Sambil menunggu sekertarisnya cek agenda , Pak Donipun duduk diruang tamu ruangannya. Tak berselang lama Rina menjabarkan agenda bosnya hari ini.
" Pak Doni , Maaf. Hari ini agenda bapak yang pertama yaitu kunjungan proyek Lumpur Berair , Terus selanjutnya Meeting dengan klien di Room Meeting Hotel Santika dan yang terakhir Meeting dengan klien di kantor kita "
" Ohh .. baik Rin. Makasih dan jangan lupa persiapkan untuk file persentasinya. Saya tunggi dibawah ."
" Baik Pak. "
Lalu Rina menyiapkan file persentasi untuk pak doni. Setelah semua siap , ia menemui Pak Doni di lobby kantor dan merekapun berangkat di agenda pertamannya.
Sekitar 3 jam perjalanan dari kantor ke Lumpur Berair. Setelah sampai disana , Ria dan Pak Doni menemui petinggi PT. Lumpur Berair Berantas yang di miliki oleh Pak Farhan Bakri Abdul Azis. Beliau saat ini sedang terkena musibah akibat mesin pengebornya tertelan bumi sehingga menyemburkan lumpur dan menenggelamkan rumah - rumah warga sekitar 7 tahun yang lalu.
Disana Pak Doni dan Jajaran petinggi Pak Farhan melakukan meeting di ruangannya. Dalam meeting ini mereka membahas tentang proyek kerjasama yang akan dilakukan jangka panjang. Setelah diskusi mendalam akhirnya Pak Doni bersedia untuk menggelontorkan segudang uang untuk investasi di PT. Lumpur besutan Pak Farhan.
Setelah selesai , Pak Doni Dan Rina melanjutkan ke agenda berikutnya hingga di agenda terakhir Pak Doni dan Rina terlambat sampai kantornya karena jalan macet sehingga membuat klien nya kecewa dan batal melakukan kerjasama dengannya.
Al hasil dengan peristiwa ini Rina diberikan sanksi SP 1 karena tidak tepat dalam memilih waktu agenda. Perasaan Rina saat itu hancur setelah 9 tahun bekerja pertama kalinya mendapat surat peringatan. Dengan surat tersebut berarti ia telah melakukan kesalahan.
Sampai di kantor , Rina disambut kembali dengan riuh oleh temannya. Mereka mengucapkan ucapan ulang tahun kepada Rina. Iapun tak menyangka temannya seperhatian ini padanya. Hingga disaat kami melakukan dansa tak sengaja Rina menyenggol guci besar kesayangan Pak Doni.
Sontak kejadian tersebut membuat seluruh karyawan heboh. Lantas , beberapa saat kemudian Rina di panggil oleh Pak Doni. Seketika raut wajah yang tadinya senang gembir berubah menjadi pucat.
Sampai di ruangan Pak Doni , Ria dipersilahkan duduk. Hati Rina saat itu bercampu aduk tak karuan.
" Rin , Kamu tau apa kesalahan kamu?"
" E .. emmm ... Tidak pak "
" Bagaimana mungkin kamu tak tau! Kamu sendiri yang melakukannya!" Dengan nada tinggi bos
" Kamu sudah melakukan kesalahan besar! Pecahkan guci kesayangan saya! Tau itu!" Sambungnya
" Ma .. maaf pak. Saya tak sengaja."
" Tak ada maaf! Hari ini juga kamu saya pecat!"
" Jangan pak , saya mohon. Saya masih butuh pekerjaan ini "
" Tidak ada lagi toleransi untukmu. Kemasi barang - barangmu dan pergilah
Kemudian Rina mengemasi barang - barangnya dan pergi meninggalkan kantor. Untuk terakhir kalinya , Rina menyempatkan perpisahan kepada temannya.
Aksi Nekat Dony
Mengetahui Rina telah dipecat , Deny ternyata sudah merencanakan sesuatu terhadap Rina. Disisi lain , Rina yang lemas tanpa ada tujuan lagi binggung mencari pekerjaannya.
Diperjalanan , Yang ia lakukan hanya berfikir , merenung dan berfikir. Hingga sampai di pertigaan jl. Ahmad yani , Deny menunjukan kehadirannya.
" Hei Rin , ....."
" Eh kamu don , kamu kok ada disini?"
" Enggak , tadi cuma mampir beli minuman. Aku turut prihatin ya atas kejadian tadi. Dan maafin aku ya tadi di kantor bikin kamu tersinggung dengan perlakuanku "
" Iya , tak apa. Yang penting lain kali jangan diulangi lagi."
" Iya , Rin. Makasih ya. Ngomong - ngomong kamu mau kemana Rin?"
" Kayaknya mau pulang aja den , lagian juga masih binggung mau bekerja dimana soalnya belum ada lowongan"
Dony diam beberapa saat , .......
" Gini aja Rin , kalo kamu mau kerja dirumahku aja jadi asistan pribadiku. Masalah gaji tenang , aku akan bayar kamu sama seperti kamu jadi sekertaris Pak Dony. Gimana ......?"
" Maaf , enggak aja Den. Ga enak sama kamu dan keluargamu dirumah."
" Gapapa Rin , ini sebagai permintaan maafku. Jangan ditolak ya."
Sesaat Rina terdiam dan berfikir........
" Ya sudah , Iya aku mau."
" Makasih Rin. Aku senang dengarnya."
" Mulai kerja besok pagi ya. Yuk aku anterin kamu pulang."
" Iya mas. Makasih ya."
Esok Pagi Di Kerjaan Baru
Paginya Rina berangkat ke rumah deny , tak jauh dari rumahnya sehingga ia jalan kaki. Tepat jam 7 ia sampai depan rumahnya dan menekan bel.
Beberapa saat kemudian , ART Deny keluar menghampirinya.
" Selamat pagi non , Ada yang bisa iyem bantu?"
" Pagi mbak , iya saya mau bertemu mas deny."
" Ohhh ... Mbaknya yang namanya mbak Rina?"
" Iya mbak."
" Silahkan masuk mbak , mas deny sudah menunggu embak di dalem."
Akupun masuk ke dalam ruangan kerja deny diantarkan ART nya.
" Tok ... Tok ... Tok ... Permisi mas deny. Ini mbak Rina sudah datang "
" Masuk mbok."
Mbak Iyem dan Rina masuk ke dalam , setelah itu mbak iyem keluar dari ruangan menyelesaikan tugasnya.
" Pagi Rin."
" Pagi juga den. Ini apa yang aku kerjakan?"
" Sssstttttt! Jangan buru - buru gitu. Santai aja kerja disini. Silahkan duduk Rin."
Rina duduk di sofa. Kemudian Deny mendekatinya. Beberapa saat mbak iyem datang membawa dua cangkir teh hangat.
" Makasih mbok "
Mbak iyem keluar lagi ,........
" Rin , silahkan diminum dulu "
" Ya den ,"
Mereka meminumnya , setelah beberapa menit Rina merasakan pening di kepalanya. Ia tahan - tahan tetap semakin pening dan pandangan berkunang - kunang.
" Kenapa kamu Rin?" Sakit?"
" Enggak den , ga tau nih kok kepala pening banget."
Tak lama pun Rina jatuh pingsan di pangkuan deny. Ia tersenyum jahat. Rupanya deny sudah menaruh obat tidur sedari awal di minumannya tanpa sepengetahuan mbok iyem.
Alhasil , niat jahat deny berhasil. Di baringkannya Rina ke ranjang kamarnya. Ia peloroti pakaiannya satu persatu sambil melihat keindahan tubuhnya.
Deny terlihat senang dapat melakukan aksi bejatnya. Rina yang tak sadarkan diri terbaring tanpa sehelai pakaian. Kemudian deny mulai beraksi diawali dengan menyentuh bagian intim Rina.
Kemaluannya yang tembem , bersih dan harum membuat deny tersenyum nafsu. Ia berpindah ke atas , deny memandangi wajah Rina yang sangat cantik. Ia ciumi bibirnya , kemudian tangannya meremas - remas payudaranya.
Dalam hati deny , toket Rina cukup besar dan kenyal. Ia kembali mengerahkan bibirnya menghisapi payudara Rina. 15 menit berlangsung , ia pindah ke bagian bawahnya , bibir deny mendarat tepat di kemaluan Rina.
Ia lumati perlahan secara mendalam sehingga membuat Rina yang tertidur akibat obat terangsangnya juga merasakan nikmat tak terduga.
Setengah jam berlangsung pemanasan yang cukup untuk deny lalu ia kerahkan senjata terakhirnya. Ia lepaskan pakainnya hingga telanjang. Kemudian ia memasang badan dan mengambil kuda - kuda yang kuat. Perlahan ia arahkan penisnya agar masuk ke dalam kemaluan Rina.
Baru saja masuk seperempat , Rina mendesah. Itu artinya dalam tidurnya Rina merasakan kenikmatan. Sedikit masuk lagi , Rina menampakan wajah nafsunya. Hal itu membuat Deny semakin nafsu menggebu - gebu.
Tepat ketika penis deny masuk setengah , Deny memaksakan untuk memasukan semuanya. Rinapun merasakan kesakitan yang luar biasa dan kemaluannya mengeluarkan darah.
Namun , Deny terus melaju dengan kecepatan tinggi yang membuat kemaluan Rina sedikit robek. Hal ini disebabkan lantaran sodokan deny yang terlalu cepat.
Satu jam persetubuhan sepihak berlangsung , karena sudah memuncak deny pun mencapai titik kenikmatan sehingga memuncratkan spermanya tepat ke dalam.
Selesai berhubungan intim , ia tutupi tubuh Rina yang indah itu dengan selimut. Namun sialnya ketika deny hendak memakai celana , Rina terbangun dari tidurnya.
" Astaga .....?" Kamu tega den!"
Rina menangis , meratapi dia habis di gauli temannya sendiri.
" Ya begitulah Rin. Makasih ya atas tubuhmu yang sudi menerima penisku
Sambil menangis iapun melemparkan bantalnya di wajah deny dengan mengatakan asu bajingan dan lain sebagainya. Hal itu ia lontarkan karena ia merasa dirinya sudah tak suci lagi.
Deny yang sudah puas , keluar dari kamarnya. Di ruang kerjanya yang disusul dengan Rina berwajah kecewa dan sedih dia hanya terduduk lemas di sofa. Sementara deny menelpon salah seorang temannya.
Rina yang tampak sadar mendengar pembicaraan deny , memberontak ketika ia mendengar deny berbicara di telpon ingin memasukan Rina ke dalam Dunia Per esek - esekan.
Namun , Deny lebih sigap. Ia langsung mengikat tangan Rina begitu juga dengan kakinya sehingga Rina tak bisa berkutik , hanya bisa menangis menerima keadaan ini.
Mahar Sekoper Uang
Sekitar satu jam setelahnya , Teman yang di telpon deny tadi datang. Berpostur tubuh gemuk , bahenol , berwajah emak - emak serta perhiasan menempel di tanganya , Ria yakin bahwa si emak - emak jahat ini adalah Germo.
Dan benar saja dugaannya , Si emak - emak tersebut memanglah germo. Hal tersebut ditandai dengan memberikan sekoper uang untuk deny.
" Kamu bangsat!!! Den ...!"
Rina terus - terusan menangis , namun deny tak menggubrisnya sama sekali. Tak lama kemudian datanglah bodyguard Mami Yolla atau si emak - emak germo tadi.
Ia bawa Rina dengan paksa masuk ke mobil mami yolla. Rina yang tak mau di aniaya nantinya melakukan perlawanan terhadap kedua bodyguard mami yolla. Alhasil , ia berhasil kabur dan lari.
Mobil mami yolla mulai tancap gas mengejar Rina. Bodohnya Rina berlari hanya di tepi jalan saja sehingga membuat mami yolla beserta antek - anteknya lebih mudah untuk menangkapnya.
Setelah berlari cukup jauh , Rina melihat di depan ada mobil polisi yang tengah berhenti. Ia yakin bahwa polisi sedang patroli. Nasib baik Rina terselamatkan berkat adanya polisi tersebut. Alhasil , Terjadi kejar - kejaran antara polisi dengan mobil mami yolla.
Setelah dirasa aman , Rina balik ke kontrakannya. Ia masih merasakan kepedihan mendalam ketika tadi direnggut kesuciannya oleh deny dan akan dijual ke germo.
Iapun sepintas ingin balas dendam pada deny. Rina melakukan riset rencana yang matang untuk menjebak deny.
3 hari setelah kejadian , Rina menelpon deny untuk menemuinya di hotel Santika Graha. Berbekal tubuhnya yang indah , ia berbaring di ranjang namun kali ini dengan pakaiannya yang dibuat sedemikian rupa sehingga nampak seperti telanjang berselimut.
Tak lama , Denypun mendatanginya. Begitu masuk kamar deny disambut dengan senyuman manja Rina. Ia tak menyadari bahwa dirinya dijebak oleh Rina. Hingga tanpa basa basi Deny melepas pakaiannya.
Sampai ketika deny mendekati Rina yang sudah siap dengan rencananya diam - diam ia menyiapkan sebilah pisau tepat diatas perutnya. Alhasil , Deny yang tadinya bernafsu menggebu - gebu pun saat menaiki tubuh Rina tertancap pisau.
Rina senang dendam nya kini sudah terlampiaskan. Deny tertusuk yang beberapa menit kemudian lemah tak berdaya. Dengan lihainya Rina membungkam mulut deny dengan lakban.
Sempat melakukan perlawanan tapi apa daya , deny sudah tak punya kekuatan seperti lelaki pada umumnya. Setelah tangannya di ikat , Rina menyayat tubuh deny dengan cutter satu persatu.
Rasa sakit yang luar biasa terlihat oleh deny , Rina tertawa melihat deny merasakan apa yang ia rasakan waktu itu. 3 jam kemudian , ia sudahi menyiksa deny dan akan mengirimnya ke neraka. Setelah deny mati , mayatnya dibungkus dengan plastik dan diberikan formalin sehingga mayatnya tidak menimbulkan bau sama sekali.
Lantas , Rina pun kabur dari kamar hotelnya. Sampai dirumah kontrakannya Rina tersenyum tertawa sendirian karena kini dendamnya sudah terbalaskan.
Namun , aksi yang dilakukan deny kali ini sangat keterlaluan sehingga bukan tak mungkin polisi akan mencium bau kebusukan Rina.
Benar saja , 3 hari kemudian Rina di datangi oleh polisi. Ketika Rina membuka pintu ia terkaget bukan kepalang. Lalu ia dibawa ke kantor polisi untuk menyelidiki kasusnya.
Beberapa hari kemudian , bukannya merasakan senang karena dendamnya terbalas tetapi kini Rina mendekam di penjara. Parahnya lagi , Setiap saat Rina disetubuhi oleh Pria tak dikenal dengan jubah serba hitam ketika malam hari tiba. THE END


0 Komentar