Kisah ini menceritakan tentang seorang wanita muslimah yang menjalani bisnis online bersama seorang pria tetapi hal ini membuatnya jatuh ke dalam jurang masalah.
Tokoh Dalam Cerita
- Ratna
- Suami
- Mas Bray
Novel CMD - Cinta itu buta , ya memang itu benar adanya. Buta materi , rupa dan sebagainya. Cinta itu sulit ditebak. Ya itu memang benar adanya karena cukup sulit untuk menentukan kemana kita akan melangkah.
Makasih buat CMD yang telah menerbitkan ceritaku ini. Kenalin namaku Ratna , kini aku telah berusia 32 tahun dan telah bersuami serta memiliki 3 orang anak.
Dengan bermodalkan smartphone dan laptop aku memulai bisnis yang cukup lama ku lakukan. Jualan online merupakan inisiatifku untuk menopang jalannya rumah tangga.
Suamiku bekerja di luar kota , meskipun jarang pulang tetapi aku masih menjaga keharmonisan rumah tanggaku dan mempertahankan apapun yang terjadi sesuai akad nikah tempo dulu.
Belajar Bisnis Baru Untuk Tambahan
Menjalani bisnis online shop memang tak mudah. Ada kalanya kita terperosok rugi , namun ada kalanya juga kita untuk besar. Begitu juga dengan usaha yang ku jalani saat ini.
Malam hari tiba , Seusai mengeloni anak - anak rutinitasku adalah video call dengan suami. Maklum kami menjalin LDR an selama bertahun - tahun dan ketemu pun bisa dihitung. Jadi wajar jika aku kangen.
Kadang juga aku dibuatnya jengkel oleh suamiku saat VC an karena dia meminta yang aneh - aneh seperti PAP Bugil untuk melampiaskan nafsunya jarak jauh hingga disuruh meremas - remas payudaraku sendiri.
Semua itu aku lakukan karena bukti cintaku kepada suami. Setelah selesai VC dengan suami , ku buka facebook dan masuk ke dalam group belajar bisnis tersebut.
Lama - lama akupun tertarik untuk menjalani bisnis online ini , tetapi dengan siapa aku belajar saat ini belum tau. Di percakapan grup aku mencoba menanyakan bagaimana cara membuatnya.
Sampai - sampai ada yang menawarkan padaku bisnisnya untuk dibeli. Ia menawarkan seharga 300 ribu. Di keadaan itu , aku sama sekali belum mengerti dan memahami secara kompleks bisnis yang akan ku jalani. Alhasil , aku terlalu polos dan tertipu oleh orang itu.
Sampai pada beberapa bulan , ada yang mengomentari postinganku di group tersebut. Ia memberikan edukasi nyata padaku hingga membimbingku sampai saat ini.
Lambat laun , kami saling kenal. Setiap hari selalu whatsapp untuk belajar online bersamanya. Yang membuatku nyaman dengannya adalah gaya bercanda nya yang keterlaluan tetapi juga mengasyikan karena itu hanya sekedar bercanda dan akupun tak merasa tersinggung justru aku menyukai gaya bercandanya.
Nyatanya jika dalam satu hari ia tak whatsapp , aku merasakan kangen padanya yang kemudian aku yang memulainya ngechat. Lama juga akhirnya aku berteman padanya , walaupun belum pernah ketemu tetapi entah kenapa orang itu membuatku nyaman hingga kata - kata tak pantas seperti kangen , sayang pun aku lontarkan padanya dan begitu juga dengannya.
Ke Jakarta Untuk Membantu Suami
Hingga beberapa bulan kemudian , aku di wa oleh suami untuk menyusul ke jakarta membantu pekerjaan disana. Bisnis yang ku kelola terpaksa ku hentikan.
Sore itupun aku berangkat , paginya sampai di jakarta dan dijemput oleh suami. Disana seharian aku membantu pekerjaannya.
Malampun tiba , Berhubung suami sudah mengkode - kode sedari tadi pagi saat aku sampai di sana aku paham betul keinginannya untuk melakukan hubungan intim.
Saat malam mulai larut , suami mematikan lampu kamar. Ia mendekatiku dengan telanjangnya. Akupun tersenyum manja menyambut kehadirannya hingga akhirnya kami menjalani hubungan intim yang cukup panas karena berbulan - bulan tak melakukan hal ini.
Edan nya , suami minta sampai pagi - pagi buta. Setelah 5 ronde terdengar suara adzan subuh. Aku memintanya untuk segera menyelesaikan persetubuhan ini.
Setelah suami merasakan klimaksnya , akupun langsung mandi besar dan menyuruh suami juga. Karena aku wanita muslimah dan taat kepada suami , aku memintanya untuk mengimami sholat subuh.
Waktu semakin berjalan maju terus pantang mundur , jam menunjukan pukul 7 pagi. Seperti biasa aku memasak untuk dagangan hari ini. Sampai malam hari dan begitu seterusnya.
Beberapa hari kemudian , aku masih berkomunikasi dengan orang itu. Sebut saja mas bray. Sampai - sampai kata - kata sayang masih tertancap di chat whatsapp miliku.
Siangnya , suami meminjam hp ku dan ketahuanlah percakapanku dengan mas bray. Iapun marah - marah dan curiga terhadapku. Ku coba menjelaskan tentang kebenarannya tetapi ia menolak mentah - mentah dan menelpon mas bray dengan hp ku.
Berkali - kali ia menelpon tetapi tak diangkat. Di sisi lain , Mas bray yang sedang sibuk menggarap projek nya pesanan langganan orang canada tau bahwa ia sedang ditelpon oleh Ratna dan tak menggubrisnya lantaran sangat sibuk.
Suami ratna pun mengirim pesan chat kepada mas bray. Ia memerintahkan padaku agar berteman sewajarnya. Setelah itu ia menelpon kembali berkali - kali hingga mengganggu sekali. Begitu banyak chat yang ia lontarkan sehingga membuat mas bray yang saat itu tengah sibuk - sibuknya merasa risih dan akhirnya ku buka chat tersebut yang berisi sangat banyak chat - chatan dari suami Ratna.
Alhasil , mas bray balas pesannya sambil mengerjakan projek karena hari ini harus selesai dan dikirim. Di pesan balasan mas bray , ia menjelaskan secara detail dan panjang serta memberikan edukasi dan saran untuk suaminya. Tak lupa mas bray juga meminta maaf atas chat dengan istrinya yang membuatnya cemburu buta.
Semenjak kejadian itu , Aku jadi di cuekin oleh mas bray dan parahnya lagi hapeku selalu dicek oleh suami.
Sampai seminggu kemudian , ku sempatkan untuk chat dengan mas bray dan kasih tau bahwa aku kangen dengannya. Tak langsung membalas , akupun risau dengan keadaan ini. Beberapa jam kemudian mas bray membalas dengan gaya seperti biasa namun agak sedikit berbeda dari yang dulu. Ia memberikan respon positif padaku.
Ending Yang Menyebalkan
3 minggu kemudian , akhirnya aku pulang juga ke rumah tetapi kali ini bersama suamiku. Ku sempatkan kembali untuk chat mas bray, kali ini aku sedikit kasih tau padanya bahwa ia sebel dengan suaminya karena membuatnya terkekang.
Sama seperti tempo lalu , mas bray justru hanya memberikan support saja. Tak terasa sudah sampai ke rumah juga. Dirumah pun aku dibuat sibuk oleh suami karena dia selalu mengawasi gerak gerikku sehingga membuatku risih.
Karena aku tak mau di kekang akupun justru membalikan suasana dan hal ini membuat suami menjadi - jadi. Ia menaruh curiga terhadapku tetapi ia tak dapat membuktikannya.
Hingga pada akhirnya , Suami tetep cemburu buta yang membuatku sebel sampai saat ini. THE END


0 Komentar