Lulus Moderasi CD/CMD/0043/CDE/0036CMD
Note : Kalian Juga dapat menonton Videonya diatas! Tekan dua kali untuk memutarnya
PROLOG - Kisah ini menceritakan seorang PNS bernama Sri yang pergi ke tukang pijat untuk melepas lelah , namun ditengah proses terjadi kenangan indah yang terukir di benak Sri sebagai pengalamannya dikala dia lelah. Selamat Membaca
Cerita Dewasa CMD - Namaku Sri Rahayu , aku berprofesi sebagai Seorang PNS di kotaku. Keseharianku adalah melayani masyarakat yang hendak memperbarui data dan lainnya. Sampai pada akhirnya aku menemukan sebuah kenikmatan yang tak terduga sebelumnya ketika aku datang untuk melepas lelah di salah satu tempat tukang pijat.
Kenangan ini terjadi pada akhir bulan tahun lalu. Hari senin adalah hari dimana aku paling disibukan dengan pekerjaanku. Banyak tamu yang datang untuk memperbarui data - data mereka. Aku bekerja terus menerus demi menghidupi suami dan anak - anaku.
Suamiku ( Dalimen ) saat ini menganggur dan menjadikanku sebagai tulang punggung keluarga. Ditengah - tengah sibuknya aktivitas yang kujalani , tak terasa badan ini lelah sekali. Ku ingat ketika berangkat ke kantor melewati tempat tukang pijat. Lantas , sepulang kantor nanti aku ingin pijat disana.
Sore sekitar jam 3 adalah jam pulang , karena badan ini capek banget ku starter motorku dan berangkat ke tempat tukang pijat yang ku inginkan tadi. Tak lama menuju kesana hanya sekitar 15an menit.
Sampai disana , aku kaget!
" Misi ....."
" Iya mbak , mari silahkan." Sapa tukang pijat itu
" Loh , yang pijat laki to mas?" Aku agak panik juga karena lelaki bukan perempuan
" Iya mbak , saya yang pijit. Memangnya kenapa? Jika mbak tidak berkenan bisa cari tempat lain." Jawab tukang pijat itu
" Baiklah , gapapa mas." Jawabku mau untuk dipijitnya karena tak ada pilihan lain
" Ya mbak , mari sini masuk kamar." Ajaknya
Lalu aku masuk ke dalam kamar.
" Mbak jangan grogi atau kaget ya. Disini pijatnya harus buka baju." Kata si tukang pijat itu.
" Whats?????" Aku kaget bukan kepalang
" Iya mbak , nanti performa saya mijat tak maksimal jika pasien tidak melepas bajunya." Jelasnya
Sontak saja aku terkaget , baru kali ini pijat tetapi malah disuruh buka baju. Fikir - fikir agak aneh juga sih. Tapi ya mau gimana lagi , badan ini sudah capek banget. Lalu aku mau melepas baju dan si tukang pijat itu membantu melepaskan bajuku dengan perlahan.
" Udah mas , aku aja yang buka." Kataku
" Gapapa mbak , saya bantu. Roknya juga ya. Sini biar saya bantu." Ucapnya
" Apa...?" Rok juga?" Kataku kaget lagi
" Iya mbak , tenang saja Mbak ga saya apa - apain kok." Terang si tukang pijat itu
Lalu setelah bajuku terlepas olehnya dan hanya memakai Bra , Si tukang pijat itu melepas juga rokku. Kini aku pun hanya memakai Bra dan CD saja.
" Nah , kalo gini ringkes mbak , saya mijitnya lebih leluasa dan mbaknya cepet mari keselnya." Ucapnya
" Sekarang mbak berbaring di tempat tidur itu." Si tukang pijat itu menyuruhku untuk berbaring tengkurap.
Lalu akupun mengikuti perintahnya , setelah memposisikan diri, si tukang pijat mendekatiku dan memulai memijatnya.
" Gimana mbak , kerasa kan?"
" Iya mas , kerasa banget enak. Nah tuh mas di bagian itu mas agak lama mijitnya."
" Ya mbak"
Memang sih dia mijitnya kerasa banget sehingga badan ini lumayan enakan. Setelah dua jam lamanya aku dipijit olehnya , saat aku berbaring tangan si tukang pijat itu mengurut bagian paha atasku. Tak sengaja tangannya terjerumus ke dalam danau yang lumayan banyak rumputnya.
Namun , kelihatannya dia tak sengaja tetapi karena sudah terlanjur terjun ke danau itu tangan si tukang pijit malah memainkannya dengan mencolek memekku.
" Ssahhhh .... Sssshhh .... Aaaaahhh .... Ini bagian dari pijat kah mas?" Tanyaku
" Iya mbak , biar mbaknya rileks dan lebih enakan badannya ga capek lagi." Jelas si tukang pijit itu
Dia terus mencolek memeku sampai basah celana dalamku. Di coleknya dengan jari tengah , semakin lama aku kok ya semakin terangsang dengan jari tukang pijat itu.
" Emmmhhhh .... Sshhhhh ..... Kok enak ya mas." Ucapku
" Iya mbak , kan mbaknya jadi lebih rileks juga kan?" Jawabnya
" Hhhmmmm.... Ssshhhh .... Aaaaaahhh .... Iya mas .... Emmmm .... Aaahhhh ..... Masukin aja deh mas kontolmu , nanggung kalo cuma jari" pintaku
" Ah yang bener mbak , aku hanya tukang pijat lho." Katanya
" Sssshhh .... Aaaaahhhhh .... Iya mas , buruan gih kamu telanjang..... Ak.....aku udah ga tahan lagi ....." Kataku
Kemudian si tukang pijat itu melepas bajunya dan bersiap untuk menaiki tubuhku. Setelah dia telanjang , lalu ia langsung membenamkan kontolnya ke dalam lubang memeku.
" Blessssshhhh ..... Aaaaaaaaaaaaaahhhh." Kontol tukang pijat itu masuk dengan sempurna
Digenjotnya tubuhku dengan perlahan ,sambil menggenjot aku meraih kepalanya dan meminta untuk mencium bibir. Ia pun mengikuti arahanku dan kami berciiuman bibir.
" Plok ... Aaaahh .... Plok .... Emmm ... Plok ... Aahahhhhhhh."
Sungguh nikmat sodokan tukang pijit itu , dia terus menggenjotku semakin cepat dan pasti.
" Aaaauuuhhhh .... Aaaaaaahhh .... Aaaahhhh .... Aaaaahhhh .... Enak .... Mas .... Emmmmhhhh .... Aaahhhhh."
Sekitar setengah jam aku berada di bawah , kemudian aku memintanya untuk posisi diatas karena posisi itu favoritku. Ku balikan badanya dan kini aku berada diatasnya. Ku masukan kembali batang kontolnya sedalam - dalamnya lalu kugenjot ke atas dan kebawah hingga membuat tempat tidur ini berbunyi.
" Engkring .... Aaahhhhh .... Engkring ... Engkringh .... Uuuuuuhhh .... Aaaaauuuuhhhhhh."
Ku raih tangan mas tukang pijit itu lalu ku arahkan ke payudara , dia paham dengan keinginanku. Diremasnya payudaraku hingga membuatku merasa lebih nikmat persetubuhan ini.
Ku goyangkan memutar tubuhku terus menerus , sesekali kami berhenti untuk melumat bibir. Hingga saat pas aku bergoyang diatas tubuhnya aku merasakan tanda - tanda mau klimaks , begitu juga dengannya. Lalu ku bisikan untuk melepaskan spermanya masuk ke dalam saja.
" Plok ... Plok .... Aaaaahhhhh .... Engkring ... Emgkring .... Plok .... Uuhhhhhhhhh .....aaaaaa ........aaaaaaaaaaaa croooot crooot croooot!"
Kami berdua sampai pada titik puncak kenikmatan. Lalu kami lengkapi dengan ciuman bibir kembali yang cukup lama. Setelah selesai kami bercinta aku dan dia pakai baju kembali.
" Mas , makasih ya. Oiya ini berapa pijitnya?" Tanyaku
" Gratis aja mbak , mbaknya sudah memberikan kenikmatan padaku jadi ga usah bayar. Jika mbaknya ketagihan sering - seringlah mampir kesini." Katanya
Akupun tersenyum tersipu malu
" Heeee heeee iya deh mas. Makasih ya." Kataku
Lalu aku melanjutkan untuk pulang kerumah. Sejak saat itu setiap hari saat berangkat ke kantor aku selalu mampir ke tempat pijat itu untuk mengentot dengannya hingga sampai aku hamil dari benihnya.THE END

0 Komentar