Cerita ini merupakan permintaan dari fans CMD yang bernama Hesikios erwan , Mengambil dari sebuah kisah hubungan perselingkuhan istri dengan lelaki lain hingga memperkosanya dengan ending bikin sedih

Tokoh Utama         
  • Rahman
  • Reza
Tokoh Sampingan 
  • Veve ( Wanita Penghibur )

Cerita ini telah lulus moderasi CMD dengan Nomor CD/018/U/1767/S

Novel CMD - Sore hari menjadi sedikit gelap karena mendung yang begitu mencekam. Sepertinya akan terjadi hujan yang lebat. Sementara aku , berjalan dengan langkah sedikit cepat agar sampai rumah tak kehujanan.

Setelah menempuh dengan jalan kaki dari kantor sampai rumah , akhirnya akupun tak kehujananan. Segeralah ku basuh tubuhku dari debu duniawi. Selepas mandi , nonton tv drama korea jadi film favoritku saat ini.

Dramatis film korea menjadikan inspirasi bagi setiap orang. Namun , hal tersebut justru berbanding terbalik dengan apa yang ku alami saat ini.

Malam Dalam Kesunyian

Suasana malam saat ini sangat sunyi , diringi air hujan yang jatuh dari langit menjadikan udara diruangan semakin dingin. Kebetulan film drama korea sudah mulai.

Dengan berbekal camilan dan segelas minuman hangat menemaniku untuk melepas kesepian ini. Maklum saja aku hidup sendirian di kontrakan yang lumayan kecil sih.

Oiya , sampai lupa. Namaku Vera Anggawati. Biasanya temanku memanggil dengan nama panggilan Veve.

Aku bekerja disebuah perusahaan logistik ternama di Bandung. Dengan keahlian yang ku miliki , sampai saat ini jabatan Karyawan kontrak masih bertahan padaku 😊 maklumlah aku hanya wanita biasa yang segalanya tak memiliki.

Jam 10 malam , film sudah berakhir. Pindah - pindah channel nyatanya banyak sekali channel televisi yang tidak ada. Padahal baru kemarin aku memanggil teknisi televisi untuk scan ulang tv digital. Aku kan mengikuti anjuran pemerintah dan televisi satu - satunya hiburan buatku.

Dengan kecewa karena hanya satu siaran saja yang ada , ku matiin tv tersebut. Ngilangin rasa bosen ini akupun ke kamar mengambil hpku.

Ternyata Rahman teman sekantorku chat , lalu aku saling balas chat dengannya hingga tak terasa sudah larut malam dan ketiduran.

Paginya , karena bangun kesiangan dan dikejar waktu tak mandipun menjadi andalanku. Langsung pakai seragam dan berangkat. 

Sampai di kantor , Rahman menyambutku dengan gayanya yang serba kece dan wangi serta perhatiannya padaku yang membuat tumbuhnya benih cinta.

Jam kerja dimulai , seperti biasa aku melakukan aktivitas menggarap tugas - tugas yang diberikan pak manager. Setelah semuanya siap , aku berniat ingin ke toilet. Tiba - tiba di hadang oleh Reza.

Reza adalah rekan kerja namun berbeda bidangnya. Tapi sejauh ini hubungan pertemanku dengannya cukup bagus. 

" Ve ... Mau kemana?"

" Eh , iya za. Mau ke toilet. Ada apa ya?"

" Enggak ... Boleh minta waktunya sebentar?"

" Boleh , ada apa?"

" Kamu lagi deket sama Rahman? Kamu dah jadian?"

" Kok kamu nanya nya gitu?"

" Ya , pengen tau aja sih ve. "

" Emang penting buat kamu?"

Lalu aku masuk ke toilet tanpa memberikan waktu lagi untuk mengobrol dengannya.

Beberapa menit kemudian ketika keluar dari toilet , Dia masih ada disini.

" Lah , Za kamu ngapain lagi di toilet wanita?" Aku bilangin OB tau rasa kamu!"

Tanpa basa basi reza memelukku hingga menciumiku. Akupun melakukan perlawanan sambil berteriak. Kebetulan , Rahman sedang melintas dan melihat kami berdua. Dengan kemarahannya , Ia menghajar reza sampai babak belur dan iapun pergi dengan mengacungkan jari tengahnya.

" Ve , kamu ga apa - apa?"

" Iya , Rahman saya tak apa - apa?" Makasih ya udah nolongin aku. Jika kamu tak datang tepat waktu mungkin aku sudah jadi nasi lemak "

" Iya sama - sama , yang penting jaga dirimu baik - baik."

" Iya rahman , thanks."

Lalu rahman pergi , sementara aku masih trauma dengan sikap reza barusan yang sangat berambisi itu.

Aku diperkosa di rumah kosong

Sore haripun tiba , saatnya pulang dari penatnya kesibukan kerja hari ini. Seperti biasa aku hanya jalan kaki. Sempat sih ditawari rahman untuk memboncengnya tapi aku menolaknya.

Sampai ditengah perjalanan , tepat di belakang gedung dengan jalan tanpa aspal dan jalanan sangat sepi , tiba - tiba ada yang menyekapku dari belakang dan menyeret ke dalam mobil 

Di dalam mobil , dengan kondisi tangan terikat dan mata tertutup kain aku mencoba melepaskan ikatan ini. Namun ,selalu gagal 

Alhasil mereka tertawa seakan mengejekku yang lemah ini. Ku dengar ada satu tawa yang tak asing bagiku. Sepertinya suara itu ...... Reza.! Tapi apakah iya dia yang melakukannya.

Tak lama setelah mereka menertawakanku , dan benar reza bilang bahwa dia yang menculiknya. Lantas , aku mengancamnya akan melaporkan ke polisi. Namun ancamanku tak di tampik olehnya.

Beberapa saat kemudian , mobil berhenti. Dan aku terus mencoba berteriak meminta pertolongan. Namun , karena sepinya tak ada orang sehingga tak ada lagi harapan selamat untukku.

Setelah itu , akupun di keluarkan dari mobil dan seret masuk ke dalam rumah kosong. Dengan kasarnya reza menghempaskanku ke ranjang empuk.

" Kamu mau ngapain za! Jangan macam - macam!"

" Masa bodoh! Aku tak perduli , yang penting aku bisa menikmati tubuhmu hari ini hahahahahahaaaaha."

Mendengar hal itu , akupun menangis memintanya untuk jangan melakukannya. Namun , dia tetap bersih kukuh ingin melepas keperawananku.

Reza menyuruh anak buahnya untuk mengikat tangan dan kakiku serta menelanjangiku. 

Akupun berteriak dengan keras jangan ... Jangan ... Za! Please ....!"

Namun Reza tetap bersih kukuh dengan pendiriannya. Anak buahnya menunggu diluar sedangkan hanya ada aku dan reza saja.

Ia memulai mengeluarkan kontolnya dan perlahan menusukan ke kemaluanku. Rasanya sakit banget hingga membuatku menjerit.

" Aaaaaaahhhhhhh .... Za ... Please ... Aaaaaaaaa."

Masuklah kontolnya , iapun menggenjotku dengan kasarnya. Aku mencoba melawan namun apa daya , aku tak bisa melawannya. Sedangkan reza masih terus memperkosa aku.

Saat reza menekuk kakiku agar ngangkang , ku hempaskan kakiku namun gagal malah justru aku kena tampar olehnya. Memang ia selalu kasar terhadap wanita.

Hingga sampai aku lemas , ia masih memperkosaku berulang - ulang kali. Alhasil , setiap crot ia masukan ke dalam memekku.

Ending Sedih


Setelah reza puas menikmati tubuhku , akupun lemas dengan kondisi saat ini. Aku tak tau lagi harus bagaimana rasanya ingin mati saja.

4 bulan kemudian , aku merasakan mual - mual. Setelah dicek ternyata aku hamil anak dari reza. Lantas , akupun minta pertanggung jawaban padanya namun disaat aku ke rumahnya , Reza sudah bekerja di canada.

Sampai 9 bulan lamanya , aku melahirkan anak dari hasil pemerkosaan yang dilakukan reza padaku. THE END