Mama Heny Dengan Penampilan Dan Body Bergairah
Selalu Gagal Menjalin Hubungan
Cerita ini merupakan permintaan dari fans CMD yang bernama Hadi Susanto. Mengambil dari sebuah kisah hubungan sedarah anak dengan mamanya.Tokoh Dalam Cerita :
- Anjas ( Anak )
- Heny ( Ibu )
- Kardi ( Security )
- Rina
Novel CMD - Mungkin sebuah hubungan percintaan tidak semulus seperti apa yang kita bayangkan. Hal itu terjadi pada diriku. Aku berpacaran dengan Rina hampir 3 tahun.
Namun , Hubungan kami kandas ditengah jalan lantaran ortunya tak menyetujui jalinan cinta kami berdua. Sangat disayangkan , namun berat untuk ku tinggalkan.
6 bulan telah berlalu Rina tanpa kabar , Bahkan nomor wa nya pun sudah tidak aktif lagi. Mungkin dia udah berganti nomor sehingga tak memberitahu padaku ataukah mungkin aku sudah tak berarti lagi baginya.
Hari - Hari ku lalui sendiri kesepian tanpa seorang kekasih. Namun , akhirnya aku sadar bahwa masih banyak wanita lain yang mau menjalin hubungan yang mungkin serius bahkan melanjutkan ke pelaminan.
Sampai pada 4 tahun kemudian , setiap aku memiliki pacar endingnya selalu miris banget. Hingga akhirnya aku trauma dengan ini dan memutuskan untuk tak berpacaran kembali.
Awal Kedekatan Dengan Mama
Setelah beberapa kali melewati proses hubungan yang tak pernah awet , sampai aku tak menyadari bahwa hubungan antara mama dapat dikatakan lebih dekat dari hubungan anak dan ibu.
Bagaimana tidak? Setiap ayah pergi keluar kota untuk bekerja , aku selalu disuruh nemenin tidur walaupun tak seranjang bersamanya tetapi satu bilik kamar.
Setiap hari mama selalu memintaku untuk menemani tidurnya ketika ayah keluar kota. Bahkan gilanya lagi ayah sama sekali tak menaruh curiga atau was was kepadaku.
Oiya , Keluarga kami lumayan konglomerat dan ayah memperkerjakan satpam untuk menjaga rumah kami. Selain itu , Bi sumi juga senantiasa setia mengabdi kepada keluarga kami.
Sampai pada suatu malam , ketika ayah berpamitan untuk keluar kota ia meninggalkan pesan untukku bahwa ayah menitipkan mama untuk dijaga dengan baik. Akupun dengan lantang dan tegas menjawabnya siap untuk menjagannya.
Setelah ayah berangkat , tinggalah kami bertiga dirumah dan 1 orang satpam didepan.
Malampun makin larut , tepat jam 22 : 00 WIB. Mama mengajaku tidur ke kamarnya seperti biasa untuk menemaninya. Tak ada rasa istimewa malam ini , hanya malam biasa yang ku lalui hari demi hari seperti ini.
Tragedi Larut Malam
Setelah aku dan mama berada di dalam kamar , kamipun sedikit mengobrol kesana kemari membahas hal - hal keseharian. Namun , hingga larut malem banget karena mama tak dapat tidur iapun terus mengajakku mengobrol.
Alhasil , kulayani ia mengobrol. Sampai tepat jam 1.20 dini hari ketika bi sumi dan pak kardi sudah pulas tertidur , mama masih senantiasa terjaga dan asyik mengobrol denganku.
Sampai diperbincangan tentang seks , mama menjabarkan percintaannya dengan ayah. Ia menceritakan malam pertamanya yang indah. Hal tersebut justru membuatku merangsang tak karuan.
Penis ini ikut menggeliat , namun ku coba tahan dan menahan diri. Sama sekali aku tak berfikiran jorok kepada mamaku. Namun , disaat mama membuka kancing piyamanya aku terengah melihat penampakan dada mama.
Otak ini mulai kotor keruh akan seks, saat tanganku mencoba menutupi batang penis ini dihadapan mama ternyata ia sudah tau lebih dulu.
Lantas , mama tersenyum padaku dan ia bilang bahwa tidak mempermasalahkan hal itu. Beberapa saat kemudian , mama berdiri dan melepas piyamanya. Alhasil terlihatlah kemolekan tubuh mamaku.
Aku dibuatnya bengong , entah angin apa yang menyambar ruangan ini sehingga mama melakukan telanjang seperti itu. Kemudian mama mendekatiku dan mengatakan ia ingin satu malam bersamaku.
Akupun sampai dibuat tak bisa bicara dengan kata - kata. Di raihnya tanganku dan aku diajak ke ranjang. Lalu akupun dilentangkan diatas kasur empuk itu. Sungguh , aku masih terbengong serasa tak percaya dengan semua ini.
Perlahan tangan mama melepas seluruh pakaianku satu persatu hingga akupun telanjang juga. Ia tersenyum manja melihat tubuhku dan bagian penis ini.
Lalu tangan mama menggerayangi penisku dan dielus - elusnya , tak lama kemudian iapun mengulum batang penisku hingga buah zakarnya. Emmm .... Ahhhh enak banget rasanya.
Perlahan tapi pasti mama menggerayangi dan berlabuh di tubuh ini. 45 menit mama melakukan ini padaku , lantas ia meraih tanganku dan mengarahkannya ke payudaranya yang berukuran sangat besar.
Ku remas - remas payudaranya sampai mama mulai mengeluarkan suara merdunya. Rintihannya sungguh membuat ingin ini untuk segera memasukan dedekku ke dalam tempat dimana aku dilahirkan.
" Ayoo ... Njas! Mama udah enggak tahan."
" Baik ma. "
Lalu aku bergantian posisi dimana kini aku berada diatasnya. Ku siapkan kuda - kuda yang sangat kuat dan ku masukan dengan perlahan batang penis ini.
" Blesssshhh .... Aaaaaauuuhhhhhh ..... " Suara mama mendesah merasakan kehadiran sebuah rudal yang menembus memeknya.
Sampai setengah perjalanan penis ini masuk ke lubang memek mama , iapun menatapku dengan penuh kegembiraan. Ia juga mengatakan bahwa hanya akulah yang selalu mengerti apa maunnya.
Lantas , setelah itu mama memintaku untuk memasukan penuh. Tak mau mengeyel dengannya , akupun memasukan paksa setengahnya lagi hingga masuklah semua batang penisku.
Ku sodok dengan pelan , iapun mendesah merintih tak karuan. Sampai di menit ke 20 dari permainan seks ini , mama memintaku untuk menggenjotnya dengan tenanga sekuat - kuatnya.
Alhasil , akupun langsung tancap gas menggenjot mama sampai membuatnya merintih - rintih.
" Emmmhhh .... Ahhhhh .... Emmm .... Ahhhhh .... Enak sayang ....aaahhhhh .... Cepetan .... Aahhhh .... Sayang ."
Hanya ranjang ini yang menjadi saksi bisu hubungan intimku dengan mama yang melahirkanku.
Kembali ke cerita , Akupun masih di posisi yang sama. Lantas , mama memintaku untuk merubah gaya. Iapun memasangkan badannya bersiap menyambut hentakan penisku.
Gaya doggy style kita lalui bersama , mama merasakan sangat menikmati persetubuhan ini. Hingga pada menit ke 60 , mama merasakan klimaksnya ditandai dengan mengejang - kejang gemeteran seluruh tubuhnya. Seketika gerakan ku perlambat.
Setelah beberapa menit , ku lanjutkan dan kini giliranku. Mama yang masih bersemangat memintaku untuk menggenjotnya sekuat tenaga. Ku keluarkan semua tenagaku.
Namun , disaat aku ingin menghempaskan cairan kental ini mama tiba - tiba menghentikanku.
" Kenapa ma?" Takut hamil?"
" Enggak sayang ... Giliran mama dong yang diatas. Kamu kan dari tadi diatas terus. Nanti masukin dalem aja spermannya."
" Ohhh ... Oke deh ma."
Lalu mama merubah posisinya berada diatas , aku yang dibawahnya meremas - remas payudaranya dan ia menggenjotku dengan goyangannya yang dahsyat.
Sampai 4 jam tak terasa , akhirnya aku mendapatkan titik kenikmatan ini yaitu klimaks yang pertama sementara mama udah klimaks hingga 4x.
Setelah itu kamipun beristirahat , mama menengok jam udah menunjukan pukul 5.30 pagi. Tak terasa lama sekali kami bercinta ini. Karena kelelahan aku dan mama tertidur pulas masih dalam keadaan telanjang sampai bangun siang. THE END


0 Komentar